Lailatul Qodar (3)
==============
Yazid Fathulloh Nyimak abah...alhamdulillah
Maaf mo tnya abah hakikat dari lailalatul qodar itu apa n bgaimana kita cara menyambutnya biar tambah semangat dekat kpd alloh
====================
digambarkan lailatul qodar penuh dengan keluarbiasaan, lebih baik dari seribu bulan, lalu malaikat pada turun, pokoknya keberkahannya luarbiasa.... sederhananya begitu.
Tapi kalau kalian lihat ke langit di atas sana, dari awal puasa, sampai selesai puasa tentu saja, tidak ada satupun malaikat kelihatan turun. Kalau kurang jelas, coba di CCTV, ora ono opo opo. heuheuheu
Itu artinya, bahwa ayat tentang lailatul qodar itu bersifat maknawi bukan harfiah, jadi yang turun adalah malaikat pada langit ruhaniah, bukan langit dunia. Turunnya malaikat pada langit ruhaniah itu akan menimbulkan mata rantai "efek" atau aksiden, yang menjadi suatu hal yang nyata di alam luar/nasut ini. Diantara wujud2 nyata yang tampil dari turunnya malaikat pada lailatul qodar, adalah orang2 pada berubah, lebih kalem, lebih sabaran, lebih dermawan, dibandingkan pada malam2 biasa.
Dan semua orang akan "kecipratan lailatul qodar" ini, dalam wujud cipratan yang beda-beda tentu sesuai yang diusahakan masing-masing.
Beberapa hari yang lalu saya lihat TV, disitu diwawancarai orang yang lagi berjualan, ada penjual tempe, ditanya dapat uang berapa?..... 2,5jt, hanya jualan beberapa jam. lalu penjual lemang, dapat 4,5 jt hanya beberapa jam jualan. wah banyak sekali, mereka dapat "lailatul qodar", jadi dagangannya laris manis, dapat uang yang banyak berlimpah, melampaui hari2 biasa.
Qodar itu artinya "jatah" atau takaran, jadi lailatul qodar, itu semacam malam bagi2 jatah, tapi bukan jatah biasa, ini jatah yang melimpah ruah, katakanlah dapat "jackpot".
Selain para pedagang di atas, fakir miskin juga dapat lailatul qodar/ malam jatah, dapat beras sama angpao. heuheuheu.
Para pekerja pabrik juga dapat lailatul qodar lho..... setelah menunggu, akhirnya di sepuluh malam terakhir, eh lailatul qodar menghampiri mereka, turun berupa THR..... heuheuheu.
Orang yang banyak beribadah, tarwih, tadarrus, juga dapat lailatul qodar, dapat berton ton pahala yang banyak sekali, yang bisa dikonversi jadi nikmat di akherat kelak.... Masih ditambah nanti diakhir2 sepuluh malam terakhir, dapat tambahan angpao, baju baru, celana baru, sarung baru, heuheuheu.
Dapat semua kan, lailatul qodar??..... Allah lagi bagi2 jatah....
Kalian yang nongkrong disini juga dapat jatah lailatul qodar, terutama yang jones jones tuna asmara, dapat kenalan baru. ya kan? heuheuheu.
Inilah "malam jatah", lailatul qodar, kebagian semua, luar biasa..... tentu saja, sesuai dengan yang kamu usahakan masing-masing.....
Kalau kalian kerjanya tidur aja, gak ngapa-ngapain, yah gak dapat jatah banyak, paling mentok dapat jatah mimpi basah tok..... jiahaha.
"Semua dapat jatah, dapat lailatul qodar, tapi tentu saja, jatah disesuaikan dengan usaha dan perbuatan masing-masing"
pedagang, jatahnya duit melimpah sekarang lagi "mremo"....
pekerja, jatahnya THR
pegawai negeri, mungkin gaji ke 13 jatahnya
fakir miskin, jatahnya berkarung karung beras, angpao dsb
gembel2 pinggir jalan dapat nasi bungkus sama tajil, juga angpao...
Orang yang rajin tarwih, tadarrus, jatahnya pahala yang banyak....
Pokoknya, kalau ada yang gak dapat jatah, lapor kesini.... heuheuheu
27 Mei 2018 pukul 03.00 ·
---------
Adliansyah Tak sadar saya..ternyata..saya dapat "jatah" juga. (sambil nulis sambil liat langit).
==========================
Iya...... Selama ini kalian semua sudah mendapatkan jatah, mendapatkan lailatul qodar, tetapi mata hatimu dibutakan akan ketidak sadaranmu sendiri, lalu terhalangilah hatimu semua dari rasa syukur.....
Itu disebabkan kalian semua terlalu "fokus" kepada apa yang diterima orang lain, sampai-sampai lupa engkau punya jatahmu sendiri-sendiri.....
"O..... si A nun di jauh sana dapat lailatul qadar, turun malaikat kepadanya, oh si B nun jauh sana dapat lailatul qodar malaikat turun mendatanginya...... dst"
Berpuluh-puluh tahun hidupmu hanya engkau habiskan mengamati "jatah" orang lain tsb, sampai lupa dirimu bahwa engkau juga dapat jatahmu sendiri, lalu tiada setetespun rasa syukur hadir dihatimu, karena kamu selalu mengira, "TIDAK DAPAT JATAH"....
oh...... malangnya nasibmu..... terlalu melihat jauh sampai lupa melihat dirimu sendiri......
30 Mei 2018 pukul 00.31 ·
---------
199.....Akmal Alfarizi Kalau lailatul qodar sih apa mbah ?
======================
Lailatul qodar itu malam "pengkadaran".... Segala sesuatu hal itu ada pengkadarannya/ada takaran timbangan jatahnya.... Malam pengkadaran itu diantaranya adalah untuk membagi "jatah/kadar" dalam satu tahun....
rizkimu ada kadar/jatahnya.... nyawamu ada kadarnya.... ilmumu ada kadarnya.... sampai senyum manismu pun ada kadarnya.....heuheuheu.... semua ada kadar/jatah masing-masing.... malam qodar itu untuk jatahmu satu tahun....
تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ
Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.
Jadi yang turun adalah malaikat dan ruh....
Malaikat yang turun ini mengurusi setiap urusan dari takdir Allah terhadap makhlukNya untuk satu tahun urusan.... Ada malaikat yang membagi rizki untukmu, ada yang bagian bagi-bagi hujan, ada bagian bagi-bagi macam-macam lah, ada semua urusan.....
Nah, selain malaikat ada juga ruh yang turun.... Inilah utamanya yang sangat dinantikan....
Di dalam diri kita ada ruh kehidupan yang membuat kita bisa hidup.... Selain ruh kehidupan, Allah masih punya banyak sekali ruh-ruh lain yang merupakan "ruh upgrade", ruh ini sifatnya untuk mengupgrade/menguatkan ruhaniah kita, supaya memiliki kualitas dan kapasitas yang lebih tinggi....
Diantara yang dikenal adalah ruhul quds dan ruhul amin... sebenarnya masih banyak lagi yang tidak diberitakan.... ar-rohman, ini juga salah satu type ruh. ar-rohim ini juga ruh, ar-rohmat ini jg ruh.... dan banyak lagi.
Sebagaimana firman Allah
".........dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus......." Al-Baqaroh 87
nabi Isa as itu di upgrade/diperkuat dengan ruhul quds....
Ruh-ruh Allah untuk upgrade ini begitu penting kita butuhkan.... sebagaimana firmanNya:
وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
“Dan janganlah berputus asa dari rahmat Allah! Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (QS. Yusuf: 87)
kata رَوْحِ اللَّهِ di ayat itu diterjemahkan "rohmat Allah", sebenarnya yang tertulis adalah "ruh Allah".... Jadi jangan berputus asa dari ruh Allah.... Maksudnya dalam kehidupan ini, Allah memiliki ruh-ruh yang akan menjadi penguat/pengupgrade ruhaniah kita....
Lah, lailatul qodar, inilah waktu ruh-ruh pengupgrade itu banyak diturunkan
17 Mei 2019 pukul 05.36 ·
_________________
Fatwa Kehidupan
Syekh Muhammad Zuhri | Abah Yolhan Wijaya


Tidak ada komentar:
Posting Komentar