Powered By Blogger

Kamis, 26 Februari 2026

Post #29

 


Ilmu Ketuhanan (8)

================


siapa yg menggunakan akalnya untuk mencerna urusan Ketuhanan akan terputar putar dan bingung......... sampai setan membuatnya ragu2........ tanggalkan akal dan pakai mata rasamu....... maka akan faham............


ciri khas yang menggunakan akal untuk memahami pelajaran Ketuhanan adalah selalu "melogika" pelajaran, bukan memahami dengan sentuhan mata rasa yang lembut....... engkau sedang salah alat, harusnya akai sendok malah pakai garpu.......


kalau mau "melogika"........ belajarlah matematika........ bukan belajar ilmu Ketuhanan........ nanti saya ajari integral dan turunan, pelajaran kalkulus buat insinyur....... boleh habiskan potensi logikamu sampai botak.......saya juga ahlinya........ heuheuheuheuheu


12 Oktober 2013 pukul 04.14 · 

---------


Andap Samiajie

Guru knp di wilayah indonesia tidak di pasarkn lewat gramedia saja? Biar bisa meluas .

======================================

buku itu untuk kalangan terbatas dan bukan tujuan komersial.........


Pada dasarnya buku "State of Fatwa Kehidupan" mengandung sisi praktek langsung, bukan hasil akhir dalam kawasan ilmu Ketuhanan....... yang mana mesti dihayati dan difahami secara mendalam.....


Siapapun yang bisa menghayati isi buku itu dengan baik, tekun, maka mata batinnya akan terbuka, namun ia memerlukan pembimbing sang syeikh futuh utk membuka jalannya sebelum melangkah lebih jauh lagi.........


siapapun diantaramu akan bergetar getar tatkala menerima buku itu jika rasamu sdh mulai hidup......... bahkan hanya menyentuhnya saja ruhaniku akan hadir kepadamu.......


15 Oktober 2013 pukul 16.55 · 

---------


Annur Stya Meiyindue

Berati boleh berguru tnpa iziN suami ,Guru??

==================================

yang dilarang itu makan babi, berjudi, berzina, mabuk dsb.......... tidak ada larangan berguru........... kecuali ilmu sihir.


Iya kalau suamimu suka ilmu Ketuhanan, memiliki hasrat Ketuhanan yang besar, sangat cinta Allah, Lah kalau suamimu pikirannya cuman duit saja, duniawi saja, masa kamu mau ikut2an dia???........ jadi pecinta duniawi???........


Kalau suamimu bisa membimbingmu menuju jalan sejatinya jalan, yaitu jalan Ketuhanan yang mendaki, maka engkau tentunya tak perlu berguru lagi kesana kemari, adanya istri sampai berguru, sebab suaminya memang tidak bisa membimbing mnuju jalan Tuhan.......


16 Oktober 2013 pukul 08.29 · 

---------


Guru...apakah berbeda murid yang hormat terhadap Gurunya dengan murid yang biasa saja dengan Gurunya dalam pemahaman yang terserap oleh batin anak didik?

==============================================

Fatwa Kehidupan


Tentu saja............ dalam ilmu Ketuhanan ilmu itu adalah cahaya bukan wawasan, sebab wawasan adalah hasil baca buku, sdg cahaya itu bersifat gaib............


seorang murid yang ingin menyerap dengan cepat ilmu2 dari gurunya hendaknya ia menjadi seolah seperti gurunya, menyatukan batin dgn gurunya, maka seolah ia belajar dan menyerap sebagai gurunya bukan sebagai dirinya sendiri.......


Dengan cara seperti itu maka penyerapan ilmu akan berlangsung sangat cepat........ Karena begitu menyatu dgn gurunya dan sejiwa, maka semua ilmu gurunya akan diwarisinya dengan sempurna dalam proses yang lebih cepat dibandingkan murid yang tidak berhasil menyatukan batin dgn gurunya............


25 Oktober 2013 pukul 05.05 · 

---------


Belajar ilmu Ketuhanan itu hendaknya jangan terus menerus berada dalam ketegangan2 saraf, yang membuat kepalamu panas lalu konslet, timbul jadi gila dan tidak karuan............


Hidup mesti ada selingan keceriaan2 dan canda tawa, sedikit sengketa dan asmara, agar iramanya bisa menimbulkan keajaiban, seperti musik yang merdu, lagu yang enak untuk didengarkan.........


Tauhid, bukanlah semata2 tegang menyeramkan, tapi juga mengandung banyak lelucon...........


Sejak bayi, kita sudah biasa tertawa........... tidak hanya menangis dan menangis saja.............


"Janganlah mencoba mengejarku dengan penilaianmu, karena engkau akan tetap saja gagal, sebab aku selalu diluar jangkauanmu tatkala engkau menilaiku.......... keadaanku berkomunikasi tanpa signal.........."


28 Oktober 2013 pukul 19.36 · 

_________________

Fatwa Kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post #100

  Pernah dulu ketika pulang mondok mendawamkan sholat sunnah Tasbih dan membaca surat Al-Kahfi dalam 3 bulan tiba-tiba pada suatu malam mimp...