KUN FAYAKUN (3)
===============
Sanghiyang Manon
Saya mw bertnya kpda mas Fatwa Kehidupan..bgaima proses terjadi'nya hamba dan Allah menjadi satu,dalam kondisi Allah sudah berhamba .?(KUN).
==================================
koreksi lagi pertanyaan anda yg tidak jelas...... menjadi satu spt apa yg engkau maksud......
11 Maret 2013 pukul 22.10 ·
----------
"Doaku, smoga kata2ku "ora mandi", tdk mudah mawujud atau diijabahiNYA spt KUN FAYAKUN........ hal spt itu sangat merepotkan dan makan hati saja......... sebab aku bisa berkata ngawur yang mengakibatkan orang lain pada celaka........ aku tak akan membalas walau disakiti orang, namun alam ini yang tak bisa kucegah akan segera membalas, lalu orang menjadi celaka tanpa kukehendaki spt itu........"
13 Maret 2013 pukul 23.54 ·
---------
ismu adhom itu adalah istilah bagi asmaul husna yang termuat diantara huruf Kaf sampai Nun...... samudra dari Kaf sampai Nun...... mengandung inti dari asmaul husna seluruhnya.....
Barang siapa dianugrahi ismu adhom yang sesungguhnya, ia akan bisa membangkitkan orang yang mati atas izin Allah, berjalan di atas air atas izin Allah, memindahkan gunung atas izin Allah, dan membelah bulan atas izin Allah........ samudra Kaf sampai Nun itu, adalah suatu anugrah langsung dariNYA, kepada hamba2NYA yang dipilihNYA untuk memikul ismu adhom........
2 Mei 2013 pukul 03.35 ·
---------
assalammualaikum... mohon izin bertanya guru... bagaimana cara mensyukuri (menerima dgn ikhlas) segala ketentuan yang telah ALLAH berikan kepada kita? mohon pencerahannya guru
====================================
Fatwa Kehidupan
waalaikumsalam
kenyataan tak selalu sebagaimana harapan kita......... kalau bagi orang spt saya, sangat sederhana saja. misal saya menginginkan A. nah kalau tdk dapat, setelah saya usahakan, maka selalu saya katakan, berarti gusti Allah ora kerso saya dapat A, mungkin karena sebab tertentu Allah yang lebih tahu....... gitu aja.
Bagaimana saya mengusahakannya???...... dgn usaha dhohir dan batin........... usaha dhohir, yaitu dgn menggerakkan potensi tubuh utk bergerak, berdoa, promosi, orasi dsb....... usaha batin, itu dgn ilmu Allah......
dengan ilmuNYA, terlaksanalah apa yg hendak terlaksana....... "lahu kunfayakun"...... bagi HU itu kunfayakun.....
29 Juli 2013 pukul 07.17 ·
---------
Salaam alaykum Mbah Guru, kebanyakan orang yg sering mengolah energi menganggap anasir, elemen hanya 4 (tanah, air, api, udara) sementara sy kok lebih cocok dgn sharingannya Mbah Ibn Arobi bhw urutan penciptaan itu sbb: Cahaya»Air»Tanah»Udara»Api alias 5 anasir, bagaimana penjelasannya Mbah Guru? Suwun, salaam alaykum
========================================
waalaikumsalam
Pada dasarnya hanya ada 1 anasir saja yaitu cahaya itu sendiri.
api, angin, air, tanah adalah perwujudan2 dari anasir cahaya.
Cahaya itu memiliki semacam "kode genetis" cahaya, dari kode genetis itulah cahaya mengenal fungsinya untuk membentuk anasir lainnya, spt api, angin, air dan tanah.
Kode genetis itu berisi software, atau perintah2 dasar kepada cahaya, utknya membentuk pola pola tertentu.
Kode itulah yang disebut Kalam....... cahaya itulah yang disebut sebagai Nur......
antara kalam dan nur itu adalah samudra antara Kaf dan Nun
Kaf dan nun itu menjadi KUN (JADI).
Kalam dan Nun itu seumpama Qur'an dan Muhammad, Muhammad tanpa Qur'an akan tersasar, Qur'an tanpa Muhammad, tak ada yang menjalankannya........
19 Agustus 2013 pukul 16.17 ·
_________________
Fatwa Kehidupan
Syekh Muhammad Zuhri | Abah Yolhan Wijaya


Tidak ada komentar:
Posting Komentar