KUN FAYAKUN (1)
===============
Janganlah menganggap remeh 'kata-kata',sbb di blk kata-kata tersimpan kekuatan yg luar biasa, bahkan alam semesta ini hanyalah diciptakn dgn 'kata-kata'...."KUN FAYAKUN" (BY YW)
16 November 2010 pukul 01.54 ·
---------
PERHATIKAN:
KUN FAYAKUN = jadi maka terjadilah.....
Ada 2 kali KUN disitu, yaitu KUN didepan dan KUN dibelakang, lihat baik2..... apakah engkau sdh bisa mengambil pelajaran??...... ayo jangan sia2-kan hidupmu, ambillah pelajaran berharga.....
Bahwa proses itu 2 kali, yaitu untuk menjadi mawujudnya sesuatu, proses itu dimulai dari kehendak ALLAH, lalu diakhiri dengan perbuatan insan. Demikianlah kehendak Allah itu dalam bahasa KUN, menjadi perbuatan manusia dalam bahasa YAKUN.
Dari KUN-nya ALLAH itu melahirkan kehendak insan, kehendak insan melahirkan FA, FA itu fikir, yaitu cipta insaniah, dari FA menjadi YAKUN, yakunnya adalah perbuatan manusia...... kalau sudah YAKUN, sudah kawistoro/nyata perbuatan itulah engkau bisa YAKIN......
Jadi bisa mengerti bagaimana proses dlm setiap perbuatan manusia itu ada perbuatan ALLAH disebaliknya...... KUN FA YAKUN trus YAKIN..... kalau gak yakin yo kebangeten.... spt itulah Allah menjagamu, menggerakkanmu, memberi rizkimu dsb, semuanya lewat dirimu sendiri atau orang lain...... kalau engkau makan, hakekatnya itu dari KUN FA YAKUNnya ALLAH, yg menghendaki memberimu rizki, lalu engkau tergerak utk makan...... dgn demikian adalah ALLAH itu selalu sibuk mengurusi makhluk2nya, robot2nya spt kalian itu dalam bahasa KUN, bahasa kehendak semesta.......
12 November 2012 pukul 21.15 ·
---------
“Maha suci Allah yang telah menjadikan khazanah- khazanahNya antara Kaf dan Nun.” (Hadits)
====================================================
Kaf dan Nun......
Kaf itu menjadi kalam.....
Nun itu menjadi nur.....
antara kalam dan nur itulah yang mawujud menjadi "Kun" (jadi)..... Ibaratnya Nur itu sebagai robotnya, Kaf itulah remote controlnya. Nur itu umpama tubuh maka Kaf itu umpama ruhnya. Nur itu digerakkan dan dibentuk oleh kalam yang ada didalamnya. Nur seperti sel-sel tubuh, kalam itu adalah kode2 genetis, yang kemudian kode genetis tertentu itu akan membentuk wujud tubuh yang tertentu pula sesuai kode genetisnya.
Tanpa adanya kalam, maka nur (cahaya) itu menjadi cahaya yang diam mati, tak membentuk keindahan. tanpa adanya nur, maka kalam pun seperti pelukis tanpa kanvas, tak bisa berkreasi.
Kalam bukanlah semata2 "kata-kata" sbgmn perkataan antara manusia satu dengan lainnya, kalam adalah kode genetis bagi nur. adanya kalam inilah yang membuat setiap nur mengenali fungsi dan tujuannya masing2. Nur telah terprogram dengan kalam, maka diantara nur itu ada yang menjadi petunjuk/hidayah, ada yang menjadi cahaya rahmat, ada yang menjadi cahaya pertolongan, ada yang menjadi cahaya pengampunan dsb.......
Keduanya (Kalam dan Nur) inilah yang menjadi KUN (JADI)..... maka terjadilah apa2 yang dikehendakiNYA......
7 Januari 2013 pukul 03.11 ·
---------
KUN ..... Kun adalah umpama pohon...... Kaf adalah ketika pohon itu berupa biji, Nun adalah ketika ia sudah menjadi pohon besar, Lam dan Mim itu seperti batang dan ranting2 pohonnya.
=============================
KUN FA YAKUN
Dalam diri pribadi, Kun adalah bahasa nurani semesta, ia menjadi kehendak yang bersifat Jamal, yaitu indah, dan selalu menyatakan adanya Allah, inilah inti dari Jamal itu, yaitu sifat yg selalu hendak menyatakan diriNYA, mendzahirkan adanya ALLAH.
FA itu adalah bahasa fikir. bahasa yang dapat diterima oleh akal. sebagai penjabar dan penterjemah bahasa nurani.
YAKUN adalah bahasa perbuatan, yaitu ada dalam geraknya batang tubuh.
KUN == > luapan dari nurani
FA ==> masuk dalam alam fikir/cipta
YAKUN ==> Berupa wujud perbuatan diri
================================
Ketika telah lengkap KUN FAYAKUN itulah kemudian timbul apa yang disebut YAKIN...... Demikianlah ALLAH itu menyatakan diriNYA dalam diri manusia.
17 Februari 2013 pukul 23.43 ·
---------
KUN FAYAKUN
============
Kunfayakun mawujud apa yang dikehendakiNYA......
Kun adalah bahasa karsa atau kehendak sejati, citra dari hidup/hayat itu sendiri. hidup adalah DIA yang selalu berkehendak, berfikir dan merasa.
dari kehendak KUN, turunlah menjadi FA, yaitu fikir. fikir adalah pencarian jalan untuk menuju pelaksanaan dari kehendak jiwa yang dalam.......
dari FA, turunlah YAKUN, yaitu pernyataan atau perbuatan sebagai hasil dari olah fikir akal......
Maka setelah dikehendaki KUN, difikirkan caranya FA, dan dilakukan perbuatan sbg YAKUN. Menjadi nyata dan teranglah kekuasaanNYA. Kalau sudah YAKUN, sudah dinyatakan terjadinya, barulah terbit apa yang disebut YAKIN......
Inilah ilmu yakin dan proses terbentuknya yakin.......
aku mengkarsakan kehendakku atas istana halilintar tempatku bersemayam, inilah KUN.
aku berfikir dan mencari jalan atas berdirinya istana halilintar, inilah FA.
aku mulai membangun istana halilintar, inilah YAKUN.
tatkala semuanya sudah selesai, maka terbitlah YAKIN dan tentram didalam hatimu semua....... wujudlah wujud apa apa yang dikehendakiNYA, menjadi nyata terang, melalui rantai rantai proses dan tahapan tahapan.......
4 September 2013 pukul 17.48 ·
_________________
Fatwa Kehidupan
Syekh Muhammad Zuhri | Abah Yolhan Wijaya


Tidak ada komentar:
Posting Komentar