Powered By Blogger

Kamis, 26 Februari 2026

Post #42

 


Nuzulul Qur'an (3)

==============


Sambungan

==========

Kalau konversi waktu antara tahun masehi dan tahun hijriyah, kita bisa menghitungnya.....


Masalahnya, adalah konversi waktu baitul izzah dan alam dunia ini, jelas tidak dapat kita pastikan....


Bilamana nur Al Qur'an turun di baitul izzah, dilangit ke empat, pada 17 ramadhannya baitul izzah, disitu pertanyaannya jatuh tanggal berapakah waktunya didunia....??


Mengingat TKP nya, baitul izzah, maka haruslah disandarkan dengan waktu baitul izzah, bukan waktu dunia....


Adapun kita memperingati 17 ramadhan sebagai nuzul Al Qur'an, inikan seremonial, yang ditetapkan waktunya....


Tapi waktu sesungguhnya yang disandarkan pada waktu di baitul izzah, tidak pernah kita ketahui.... Sehingga kita tidak akan berhasil tahu, kapan tepatnya... Sebab adanya perbedaan waktu dunia dan waktu pada langit yang lebih tinggi....


6 April 2022 pukul 05.11 · 

---------


bisa saja tho Bah 17 ramadhan di baitul izzah = 17 ramadhan di dunia ini cuma seribu tahun kemudian Abah heuheu 🤭

agengipun pangapunten Abah 🙏

salam salim murid bodohmu

==================

Begini, di dalam Al Qur'an itu ada bahasa sastra yang idiomatik, bukan makna sebenarnya.... misal seribu tahun, 50rb tahun dsb....


Contoh:

lailatul qodar lebih baik dari 1000 bulan.... Kata 1000, itu dalam bahasa sastra sebagai kataganti jumlah yang banyak, waktu yang lama, yang sifatnya relatif, jangan di artikan selalu eksak persis seribu....


Istilah "Ayat 1000 dinar", ini juga jangan selalu diartikan dinar sebanyak 1000 keping. Tapi maksud 1000 itu menunjukkan jumlah uang yang banyak....


"Saya akan hadapi 1000 rintangan", ini jangan diartikan rintangannya jumlahnya tepat 1000, tapi bisa berarti saking banyaknya rintangan....


Dipembahasan sebelumnya, saya hanya tunjukkan bahwa pemahaman yang umum ada, itu masih punya kelemahan mendasar, yaitu tentang nuzul Al Qur'an, yang disandarkan pada turunnya nur Al Qur'an di baitul izzah, itu sama sekali tidak memperhitungkan perbedaan waktu dunia dan waktu langit....


Dimana dianggap bahwa 17 ramadhan dunia = 17 ramadhan baitul izzah....


Nah, saya tunjukkan itu, karena ada yang minta diskusi....


Saya kasih lihat bahwa kelemahan mendasar pandangan itu adalah tidak memahami adanya perbedaan waktu langit ke 4 dan waktu dunia.... Bahwa ada perbedaan itu belum mereka perhitungkan....


6 April 2022 pukul 19.11 · 

---------


Hadir Abahku.. salam takdimku...

Jadi yg benar itu bagaimana Abahku....??

Ngapunten Abahku...

==================

Dalam pandangan saya, kan sudah jelas itu 17 ramadhan adalah awal turunnya Al Qur'an di gua hira, jadi hanya ayat2 awal, bukan seluruh Al Qur'an....


Adapun turunnya seluruh cahaya Al Qur'an, di baitul izzah, dilangit ke 4, maka itu kapan waktu tepatnya secara waktu baitul izzah, itu tidak ada yang tahu....


Dan ada perbedaan waktu dunia dengan waktu langit ke 4, ataupun langit2 yang lain....


Ketika orang mau menyandarkan turunnya nur Al Qur'an dibaitul izzah, maka mestilah memiliki ilmu konversi waktu, ilmu saat.... Sebab mesti disandarkan pada waktu versi baitul izzah, bukan waktu versi dunia, sebab tempat kejadiannya di baitul izzah bukan di bumi....


Ini udah faham yah keterangan saya??....


Sebenarnya awal turunnya Al Qur'an di gua hira, itu nama2 bulan yang ada itu masih mengikuti nama2 bulan masa jahiliyah, dimana nama bulan ramadhan juga belum ada....


6 April 2022 pukul 22.28 · 

---------


49. Sebenarnya, (Al-Qur'an) itu adalah ayat-ayat yang jelas di dalam dada orang-orang yang berilmu. Hanya orang-orang yang zalim yang mengingkari ayat-ayat Kami.. al ankabut 49 


Ini adalah contoh Al Qur'an saat berwujud nur atau cahaya Allah, ada dalam hati orang2 yang berilmu.... Ini nur dari cahaya petunjuk Allah.... saat di dalam dada ini bisa disebut sebagai nur Al Furqon atau cahaya pembeda  haq dengan batil....

=====

“Sesungguhnya Kami menjadikan Alquran dalam bahasa Arab supaya kamu memahami(nya).” (QS az-Zukhruf/43:3) 


Adapun ayat yang ini keadaannya Al Quran sudah dijabarkan oleh malaikat jibril as menjadi kata2 dalam bahasa arab.... Yang ini sudah "dijabarkan" dalam bahasa yang dimengerti manusia.... sudah ada sifat kemakhlukan di dalamnya....

=====

Dan sesungguhnya Al-Quran itu dalam induk Al-Kitab (Lauhul Mahfudz) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah. (Q.S. Az-Zukhruf : 4) 


Nah yang ini keadaannya Al Quran disisi lauhul mahfudz, ini masih berupa nur dari sifat memberi petunjuk Allah....

======

3 ayat diatas, menunjukkan keadaan yang berbeda2 dari Al Qur'an, 


1. yang pertama saat ia berada didalam qolbu hamba2 Allah yang dianugrahi ilmu dari sisiNya.... Inilah cahaya nur Al Furqon....

2. Saat dijabarkan menjadi kata2 dalam bahasa arab.... ini bisa disebut kalamullah.... 


3. Saat berada di lauhul mahfudz, ini berwujud nur cahaya Allah dari sifat maha memberi petunjukNya....

======

Jadi ada keadaan yang berbeda2 bagi Al Qur'an itu.... mesti memahami masing2 keadaan, wujudnya bisa beda2....


23 April 2023

_________________

Fatwa Kehidupan 

Syekh Muhammad Zuhri | Abah Yolhan Wijaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post #100

  Pernah dulu ketika pulang mondok mendawamkan sholat sunnah Tasbih dan membaca surat Al-Kahfi dalam 3 bulan tiba-tiba pada suatu malam mimp...