Powered By Blogger

Minggu, 01 Maret 2026

Post #100

 


Pernah dulu ketika pulang mondok mendawamkan sholat sunnah Tasbih dan membaca surat Al-Kahfi dalam 3 bulan tiba-tiba pada suatu malam mimpi dalam keadaan sadar, ruh keluar dari tubuh menembus atap rumah dan naik terus sampai keluar bumi terlihat dari jauh bumi bulat, semakin menjauh, tiba tiba melihat kebawah merasa ketakutan langsung saja secepat kilat ruh kesedot lagi ke badan, keringat membasahi sekujur tubuh,,, apa itu termasuk pengalaman mi'raj Abah guru?

=============

Iya.... itu sudah mulai mi'roj, tapi gagal karena ragu2 kamu turun lagi.... Itu masih dilangit pertama....


Dalam mi'roj itu tidak boleh ada ragu2, takut, was2.... Itu termasuk musyrik, langsung ditolak Tuhan, pasti langsung turun anjlok....


Ragu2, takut, was2, itu tanda masih belum menyandarkan diri ke Allah secara totalitas, itu masih musyrik, akan langsung ditolak....


Allah itu sifatnya antipati sekali sama kemusyrikan....

Post #99

 


Hadir Abah,  ❤πŸ™

Abah ... Lalu dimana dan bagaimana korelasinya dengan ruh-ruh yang biasa mi'raj ke langit πŸ™

============

Langit itu memiliki lorong2 atau tempat naik, ada 7 jumlahnya.... yang disebut al ma'arij....


Setiap yang mi'roj akan dilewatkan lorong tempat naik.... mereka tidak berhenti di barzakh.... Tetapi sekedar melewatinya dengan sangat cepat....

Post #98


 

Assalamualaikum abah,.

Apakah semua guru bisa mengajarkan mi'raj, atau guru tertentu sajaπŸ™πŸ»

==============

Waalaikumsalam 


Guru lain yah saya gak tahu, karena saya tidak mengurusi keilmuan atau metode dari guru2 lain.... entah bisa entah tidak.... Susahlah nyari gurunya.... 


Ilmunya para wali itu umumnya ada 4 kemampuan ini: 


1. Ahli hikmah. Ini bisa ilmu2 gaib, berjalan diatas air, melipat bumi, mengubah benda2, membelah diri dsb.... 


2. Ahli kasyaf. Ini punya mata bashiroh, mampu melihat langit, kadang mampu melihat takdir, melihat jin, malaikat dsb... 


3. Ahli mi'roj. Ini punya kemampuan ruhnya bisa naik ke langit dan jadi penduduk langit. 


4. Ahli sirr. Ini punya ketajaman rasa, ruhnya bisa membesar dan menelan semesta..... 


Itu saya kasih bocoran tentang ilmu rahasianya para wali Allah....

Post #97

 


Ngapunten  Abah πŸ™ Jadi kesimpulannya barang siapa yang tidak bisa mi'raj sampai ajal menjemput bisa dipastikan masuk neraka ?

==========

Lho kan sudah dijelaskan kemarin2....


Ruh orang mati, bisa berada di bawah, bisa diatas, sesuai amaliahnya masing2....


Yang berada di bawah, masih bisa naik, lewat doa dari orang2 yang hidup....


Yang sudah bisa mi'roj dan bisa merawatnya, istiqomah, akan bagus terus sampai mati, akan berada diatas ruhnya....


Kalau yang melorot terus mati, yah dibawah ruhnya....


Yang ruhnya di bawah ketika sudah mati, dan tidak dapat kiriman doa, sehingga gagal naik, inilah dipastikan bakal celaka....


Kalau amaliahnya di dunia bagus, dan masih gagal mi'roj periksa hal2 ini:


1. Kemungkinan banyak amal ibadahnya yang tidak diterima Allah, sehingga dapat sedikit cahaya Tuhan

2. Ada kebocoran, sifat2 buruk, bisa menghabisi cahayanya.... Kalau sudah alim gagal naik, periksa diri sendiri, mungkin masih memandang hina orang lain (bocor).

Post #96

 


Ngapunten Abah, nanya lagi tentang Mi'raj.

Saat ruh kita Mi'raj, apakah kondisi saat itu dalam kondisi kesadaran diri penuh, & tetap bisa mengendalikan pikiran..?

Atau terasa seperti mimpi dimana kita tidak mampu mengendalikan mimpi kita..?

Matur nuwun..πŸ™πŸ»

=============

Keadaannya itu sadar penuh....


Biasanya akan ada tanda2 atau gejala yang bisa dirasakan oleh ahli mi'roj ini, yang hanya difahami oleh ahlinya.... Jika datang tanda atau gejala, maka dia akan mempersiapkan diri untuk naik....


Misalnya dengan membaringkan raga agar raga bisa istirahat dengan baik.... Sebelum ruh lepas dan terbang naik...

Post #95

 


Ijin bertanya Abah.... apakah isro'dan mi'raj nya nabi itu beserta jasad dan Ruhani nya,, ataukah Ruhani nya saja AbahπŸ™...

=======

Pertanyaan lucu..... 


mi'roj itu yah bebas aslinya.... mau hidungnya saja yang naik ke langit juga gpp....


Makanya kan ada istilah, "tidak nampak batang hidungnya"....


Apakah kamu pikir, istilah itu berarti hidungnya saja yang kelihatan, ataukah orangnya datang kelihatan?.....


Atau bacaan iftitah sholat, "inni wajah..."

Itu cuman wajah doank disebut, apakah menurutmu wajahnya saja yang menghadap Tuhan ataukah seluruh lahir batinnya??....


Heuheuheu.....

Post #94


 

“Kemudian Jibril mengantar aku ke Sidratul Muntaha, yang diliputi oleh Cahaya berwarna-warni yang sulit dilukiskan keindahannya. Kemudian aku masuk ke dalam Jannah, yang Cahayanya seperti Cahaya Mutiara” (HR Bukhari)izin tanya Abah apakah hadits tsbt itu pengalaman mi'raj nabi trmksh

===================

Ya itu hadist tentang mi'roj, walaupun redaksinya ada banyak beda2....


Cahaya warna-warni itu wujud tamsil dari cahaya Tuhan... yang meliputi sidratul muntaha... Setiap warnanya adalah gambaran 1 sifat 

Keagungan Allah....


Cahaya seperti cahaya mutiara di surga adalah cahaya dari kubah2 surga...

Post #93

 


Abah, izin bertanya..πŸ™πŸ»


Ada orang yg bertanya, apakah ketika Nabi Muhammad SAW mi'raj, lalu Beliau menceritakan kondisi orang2 yg disiksa di neraka.


Apakah neraka saat itu sudah bener2 ada penghuninya, ataukah hanya sebagai gambaran saja?


Terimakasih Abah...❤️❤️❤️

=================

Diantara orang2 kafir dahulu kala ada diantara mereka yang selalu mengolok-olok para rasul Allah dan menantang agar "disegerakan azab"....


Merekalah masuk neraka pertama2 tanpa hisab....


Jadi merekalah penghuni neraka yang awal2, sebab mereka mengolok2 para rasul Allah dan minta disegerakan azab....


Yang lain masih dihisab dulu, yang mereka ini masuk neraka tanpa hisab.... Jadi neraka sudah ada penghuninya, yah mereka2 itu....

Post #92

 

Assalamualaikum Syaikh.. jadi, jadi bersih/sucinya hati atau pamrih atau tidaknya hati kita itu nda ada yang tau, kecuali sudah membuktikan nya dengan mi'raj, begitu kah Syaikh?πŸ™πŸ™πŸ™

============

Waalaikumsalam


Kamu kok muter aja. Sdh JELAS diterangin....


Kamu pernah nyuci piring kan??


Darimana kamu tahu piring itu sudah bersih....


Dari tampilannya, tdk ada noda lagi, tdk licin berlemak lagi dst... Dari situ kamu tahu piring itu sudah bersih....


Yang bersih akan kamu tempatkan di rak piring.... bukan di tmpt cuci piring....


Ruh seperti itu, darimana tahu sudah bersih??


Dia akan keluar dan akan naik mi'roj ke langit....


Sama kayak piring, ada cirinya kalau sudah bersih....


Qolbu sama saja. Ada cirinya kalau sudah bersih....


Tingkat bersihnya seberapa, juga ada cirinya semuanya....


Ini harus difahami oleh salik atau pejalan ruhani. Harus bisa mengukur sebersih apa....


Masa pejalan gak tahu sampai mana jalannya??.... ya bahlul....


Post #91

 


Hadir AbahπŸ™πŸ»

Pernah ada yg mengkritisi hal tersebut Abah, kalo misalnya peristiwa isra mi'raj dikaitkan dengan ilmu fisika, maka kesan "mukjizat" akan hilang Abah. Bagaimana menanggapi hal tersebut Abah?πŸ™πŸ»

============

Emang yang mengkritisi itu sudah belajar fisika apa saja???.... Sehingga merasa faham fisika...


Ilmu fisika itu ada batas2nya....

Ketika sesuatu itu berada diatas batas fisika, artinya itulah disebut mukjizat.... atau adi kodrati....


Ketika materi berubah menjadi unsur cahaya, lalu nur (cahaya yang lebih tinggi) hal demikian, tidak bisa dijangkau oleh pengetahuan fisika.... Karena fisika tidak bisa membuat hal seperti itu terjadi...


Jadi yang mengkritisi itu saya pastikan orang yang gak faham fisika....

Post #90

 


Di hadist bab Isro mi'raj ada di

langit 7, ada nabi Ibrahim

bersandar disitu, itu gmn Abah?

============

Ya gak gimana2.... 


Di versi hadist, alam lahut itu tidak ada disebut.... 


Jadi perhitungannya versi hadist.... 


Lapis ke 7 itu masih berisi makhluk, yaitu bagian bawahnya baitul makmur, bagian atasnya arsy.... 


Alam lahut yang berisi nur Muhammad tidak ada di versi hadist itu... 


Jadi ada bagian yang tidak diceritakan pada waktu mi'roj.... yaitu saat berada di lahut.... Lahut tidak diceritakan, karena lahut itu luapannya "ana al haq".... sehingga menjadi bagian yang disembunyikan....  Tentunya tidak mungkin ada cerita semacam ini, "aku di lahut dan kulihat diriku adalah Tuhan"....


Yang saya terangkan, lahut itu ada di lapis ke 7 langit, baitul makmur di lapis ke 6.... 


Yang versi hadist baitul makmur dihitung dilapis ke 7, tidak ada lahut....


Itulah diatas sebabnya lapis 6 jadi dihitung 7....

Post #89

 


Apa proses mi'raj itu sendiri harus sama persis sperti Rasulullah ada pembimbing disamping layaknya Jibril?

Mulai dari naik langit pertma ditanyain dst

Smpai ketika Sidratul Muntaha maka Jibril undur diri tidak bisa melanjutkannya lagi

Ketemu ruh para Nabi

Dll

Atau bisa mi'raj sndri?

=================

Ada seperti nabi idris as yang mi'roj naik ke langit bersama malaikat....


Ada seperti nabi Isa as, yang naik moksa diangkat Allah....


Ada seperti nabi Muhammad Saw, yang naik buroq, mi'roj....


Keadaannya bisa beda2, ceritanya bisa beda2... kadarnya juga bisa beda2.... pencapaiannya juga bisa beda2....


Namun walau berbeda2, ada hal yang sama, yaitu sama2, apanya hayo??....


Yaitu sama2 kamu tidak ketahui... heuheuheu.

Post #88

 


Abah izin bertanya πŸ™ .... Kenapa Nabi Saw mi'raj nya posisi beliau ada dibawah langit masjidil aqsa pd waktu itu.... Isra dari masjidil haram ke aqsa, lalu mi'raj ke langit.. adakah rahasianya langit di wilayah al aqsa, Bah..

=============

Mengapa mi'roj itu dari al Aqso??.... 


Karena disitu ada baitul muqoddas.... Rumah kesucian... Jadi secara simbolnya, untuk bisa mi'roj itu harus suci lahir batinnya.... 


Karena Allah yang maha suci hanya mau menerima yang suci saja.... 


Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, syarat mutlak mi'roj itu harus bersih qolbunya dulu.... 


Nah karena membersihkan qolbu itu perkara yang sangat susah, makanya sangat langka ada yang mengalami mi'roj.... 


Langkanya ini kemudian membuat orang2 berfikir bahwa "mi'roj" itu hanya untuk nabi Saw saja, manusia biasa gak bisa mi'roj.... 


Pikiran itu timbul karena mereka tidak pernah mengalami mi'roj sebab masih kotor qolbunya.... 


Orang2 berfikir kalau sudah alim banyak ilmu agamanya bakalan bisa mi'roj, tidak begitu, kalau tidak berhasil bersihkan qolbunya, tetap tidak akan bisa.... 


Karena alim ini sifatnya nempel di otak, sebab rajin belajar, maka banyak ilmunya, tapi bersihnya qolbu itu sesuatu yang lain... Mesti pakai hati yang bersih dan tulus.... Membuang semua sifat2 buruk dari dalam qolbu....

Post #87

 


Hadir Abah Guru.

Mohon maaf izin bertanya.

Bisakah seorang yg mi'raj membantu keluarganya yang tertahan di Barzakh?

=========

Mi'roj itu naik ke langit.... dekat sama Tuhan, kalau berdoa mudah sekali dikabulkan....


Karena doa2 cepat sampai sebab sudah dilangit....


Kalau di bumi, doa mau naik ke langit, itu bisa kurang kuat, sehingga gak sampai, secara lahiriahnya doanya gak dikabulkan....

Post #86

 


Punten abah,tadi sore wktu hbis magrib saya gak sengaja denger ceramah yg ada d mesjid tentang mi'raj,bahwa yg d mampukan mi'raj itu hnya nabi Muhammad saw saja,sprti nabi2 yg lain ataupun wali2 itu gak bisa katanya, menurut abah bagaimana tanggapannya..πŸ™πŸ’šπŸ’šπŸ’š

=============

Gak lah, itu dia mungkin belum mengerti.... mi'roj itu untuk mukmin.... ada hadistnya.... Bukan hanya untuk nabi Saw saja....


Tetapi perlu difahami, bahwa tentu saja kualitas mi'rojnya manusia itu yang paling tinggi dan bagus adalah mi'rojnya nabi Saw....


Banyak nabi2 yang lain juga mi'roj....


Nabi Isa as mi'roj, bahkan masih hidup (ini ada dalam Al Qur'an), nabi idris as mi'roj tinggal di surga tidak balik lagi... nabi ibrahim as juga mi'roj, ada peninggalannya di palestina waktu mi'roj....


Orang2 syahid juga mi'roj naik ke surga, ada hadistnya mereka dalam tembolok burung hijau....


Nah coba kamu tanya sandarannya apa, apakah ada Al Qur'an atau hadist shohih yang mengatakan mi'roj hanya terjadi pada nabi Muhammad Saw, tidak ada mi'roj pada manusia lain??...


Ntar dia gak akan bisa jawab, karena memang gak ada sandarannya.... cuman kira2 saja....

Post #85

 


Abah apakah mi'raj bisa sampai berjam jam waktu bumi? Matursuwun bah

==============

Cepat sekali, lebih cepat daripada cahaya....


Langit pertama, atau yang terdekat itu bisa dilalui kurang dari 1 menit....


Setiap melewati 1 lapis, maka kecepatannya akan bertambah cepat....


Tetapi turun itu jauh lebih cepat lagi, hanya seperti kedipan mata....

Post #84

 


Izin nanya abah Fatwa Kehidupan ,, 

Apakah sahabat2 nabi dulu juga mi'raj  ,trimakasih πŸ™

=========

Silahkan baca hadist2 berikut:


1. Hadist nabi Saw mendengar suara sandal (langkah) kaki bilal ra di surga. Itu gamblang bahwa bilal ra mi'roj ke surga.


Jg menjelaskan nabi Saw lebih dari 1x mi'rojnya.... artinya itu sunnah nabi (adat kebiasaan nabi)


2. Uways disebut penduduk langit. Itu juga jelas uways ahli mi'roj


Cari sendiri yah hadistnya....


Buat tambahan, bisa baca2 kisah wali2 Allah juga, misal syaikh abdul qodir jaelani terbang ke langit dsb...

Post #83

 


Fatwa Kehidupan Assalamualaikum,  Abah ijin bertanya...

Tolong ilmux ttg perjalanan Isra' Mi'raj Rasulullah dr aspek/makna spiritualnya atau ada mnkin rahasia trsembunyi di balik perjalanan Rasulullah yg mnkin ndk trdpt dlm riwayat dr Imam Muslim tp dlm kitab ulama" sufi... mohon pencerahannya Abah  πŸ™πŸ»

==============

Waalaikumsalam


Mi'roj itu sebenarnya bukanlah kekhususan bagi kenabian saja....


Maka ada hadist assholatu mi'rojul mukminin...


Artinya mi'roj itu bisa untuk mukmin.... Jikalau Allah menghendaki memberi anugrah siapa saja yang DIA kehendaki....


Memang secara umum dimana2 orang berfaham bahwa mi'roj itu kekhususan kenabian....


Padahal hadist assholatu mi'rojul mukminin itu sudah terang menyebut mukmin.... 


Oleh karenanya, pengetahuan tentang mi'roj, semestinya jangan hanya bersumber dari buku, tetapi kalian harus cari cara untuk bisa mi'roj sendiri....

Post #82

 


Hanya di FK setahu saya dijelaskan tentang mi'raj, dan bahwa selain nabi pun, mukmin yg lain juga bisa mi'raj asal tau caranya dan bisa membersihkan hatinya... Ditempat lain, yg juga belajar tentang pelajaran ilmu ketuhanan, setahu saya tidak ada yg membahas bab tentang mi'raj ini... Kecuali di FK, bukan hanya sekedar pembahasan tapi juga bukti nyata.... Sungguh beruntung murid² FK 😭

===========

Lho kok bisa??


Kalau menerangkan tentang "jalan" (thoriq) yah harus mengerti setiap detail jalannya....


Bagaimana awal perjalanannya??

Di perjalanan, ada titik2 apa saja yang akan dilalui?

Titik2 pencapaiannya....


Bukan meraba2, "ini sampai mana?"....


Itu namanya nyasar, yang menerangkan dan diterangkan, sama2 tidak tahu jalan....


Mi'roj itu SANGAT PENTING saat ajal nanti menjemput.... Karena itulah nanti nasib kalian selanjutnya....


Mi'roj ketika belum datang waktu ajal, itu semacam latihannya, agar nanti saat mati, sudah tidak bingung apa yang harus dilakukan lagi....


Yang menentukan adalah saat ajal menjemput nanti.... Jangan sampai gagal mi'roj....

Post #81

 


Aku mau bertanya ini kang? Jika Sudi silakan di jawab πŸ™Mi'raj Al-qalb"...

===========

Mi'roj itu perpindahan dari tempat rendah menuju tempat yang tinggi.... nama lainnya naik....


Tetapi karena bumi itu bulat, arah mi'roj, kadang naik, kadang malah turun....


Karena bumi bulat.... Lebih keren arah samping, horizontal....


Maksud saya, mi'roj itu diawali dengan mengerti arah dan kebutuhan....


Kita kadang mi'roj dengan naik tinggi, kadang dengan turun rendah, kadang juga menyamping....


Ketika mi'rojmu naik tinggi, engkau sedang memandang Allah sebagai maha tinggi, lalu mengejarnya ke atas.....


Bagaimana caramu memandang Allah, ketika hendak mengejarnya kesamping dan ke bawah??....

Post #80

 


Assalamualaikum abah izin bertanya πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ, kalau orang sudah bisa terbang/mi’raj. Apakah dia juga akan merasakan sakaratul maut? 


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

===============

Waalaikumsalam


Mi'roj itu hal alamiah yang akan terjadi kepada siapa saja yang ikatan nafsunya sudah kendor....


Jadi ketika ikatan hawa nafsu sudah melemah, tanda2nya adalah ruh akan keluar dan berusaha naik ke langit dengan kadar kekuatannya masing2....


Tidak akan dialami orang yang dalam keadaan ikatan hawa nafsunya masih kuat....


Ketika sakaratul maut, ikatan nafsu yang masih kuat bikin susah matinya.... Lebih kuat sakitnya....

Post #79

 


πŸ™Guru

😁Sebel & ternyata wanita nyebelin kan guru

==============

Saya dulu lupa untuk minta wanita yang selalu nurut....


Jadi diberi yang bar bar, biar jadi wali qutub utara dan qutub selatan.... Makin bar bar makin tinggi maqomnya.... 


Disitulah saya belajar separo agama.....


Ternyata separo agama itu isinya adalah kesabaran....


Dan berkat kesabaran suami, maka istri juga akan naik maqomnya....

Post #100

  Pernah dulu ketika pulang mondok mendawamkan sholat sunnah Tasbih dan membaca surat Al-Kahfi dalam 3 bulan tiba-tiba pada suatu malam mimp...